Lebak|detikterupdate.my.id — Dapur makan bergizi gratis (MBG) yang dikelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Parung Kujang Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak, Banten. Diduga belum lengkap Fasilitasnya.
Hasil pantauan media dilapangan kamis (6/8/2026), bahwa Sppg diduga belum lengkap fasilitasnya, seperti pos satpam, pager area depan gedung Sppg Parung kujang.
Heri, Selaku asisten lapangan (aslap), saat dikonfirmasi oleh awak media, kamis (6/8/2026), membenarkan dugaan terkait dapur MBG Desa Parung kujang, memang benar adanya. dirinya menerangkan bahwa, “mengenai SPPG dapur MBG perlengkapan dan fasilitasnya: seperti pagar, pos satpam sampai sekarang memang belum ada.Terang Heri.
Heri menambahkan, sebetulnya mengenai sarana prasarana seperti pos satpam, serta pagar,memang sangat diperlukan, mengingat keamanan untuk Sppg disini, dan saya ucapkan terima kasih kepada bapak-bapak telah mengunjungi Sppg diparung kujang ini. Tambahnya.
Mengingat hal ini, Ruswa ilahi, selaku Ketua Ormas Badak Banten (BB) Dpc kecamatan Cileles. berkomentar, “Kelengkapan pos keamanan ini memicu kekhawatiran besar, berdasarkan standar infrastruktur keselamatan BGN.
Pos keamanan berfungsi penting untuk pengawasan area, akses masuk non-staf demi mencegah kontaminasi, sterilisasi higiene, hingga pengaturan lalu lintas distribusi bahan baku. Tanpa adanya pos pemantau, dapur MBG tersebut dinilai rawan terhadap risiko fatal seperti sabotase atau kontaminasi massal pada makanan yang akan dikonsumsi anak-anak.
“Lanjut Ruswa,” akibat pelanggaran aspek infrastruktur keselamatan dan operasional ini, SPPG Desa Parungkujang bisa terancam sanksi berjenjang dari BGN. Sanksi tegas yang membayangi mulai dari teguran tertulis, pembekuan operasional (suspend), hingga pemutusan kontrak permanen. Tegasnya
Reporter: (Wahyudi)
